Beranda / Peristiwa / Orang Tua Siswa Kesal, Anak Berprestasi Tidak Diterima Di SMPN 2 Favorit Di Garut, Zona Penerimaan Dikerucutkan dari 1,8 km Menjadi 500 Meter

Orang Tua Siswa Kesal, Anak Berprestasi Tidak Diterima Di SMPN 2 Favorit Di Garut, Zona Penerimaan Dikerucutkan dari 1,8 km Menjadi 500 Meter

Orang tua siswa yang mendaptarkan anak nya ke SMPN 2 favorit di Garut mengungkapkan rasa kekesalan setelah anak nya yang memiliki prestasi baik dari sekolah dasar tidak diterima di sekolah favorit (populer) tersebut.

Orang tua siswa tersebut mempertanyakan kebijakan sekolah yang dianggap memberatkan, khususnya terkait aturan pengerucutan zona penerimaan hingga hanya 500 meter dari lokasi sekolah dari 1,8 kilo meter. menurut nya anaknya telah memenuhi berbagai persyaratan dan memiliki prestasi yang membanggakan, seperti meraih prestasi di jenjang sekolah dasar.Namun, mereka tidak dapat mendaftarkan anak ke sekolah pilihan karena tinggal di luar radius 500 meter yang ditetapkan di SMPN 2 Garut, padahal awal nya 1,8 kilo meter

Saya sangat kecewa pa, saya sudah daptar dan bayar 85 ribu, saya sempat marah di depan panitia dan kerumunan para orang tua, karena anak saya yang selalu mendapatkan nilai tinggi di sd dan pandai mengaji serta memiliki banyak prestasi tidak bisa diterima di sekolah yang diinginkan anak saya pak, hanya karena alasan jarak rumah 500 meter, seharus nya aturan tersebut di umum kan di awal bukan diakhir seperti ini, sekolah tersebut seharusnya menjadi tempat untuk mengembangkan bakat anak-anak berprestasi, bukan yang lain lain”, ujar salah satu orang tua siswa yang tidak ingin disebutkan namanya, Sabtu (04-07-2026).

 

Menurut pengakuan orang tua tersebut, pada waktu itu Sabtu, (04-07-2026) diruang panitia banyak orang tua yang sama kecewa dan menganggap bahwa kebijakan pengerucutan zona dari 1,8 kilo meter menjadi 500 meter terlalu ketat dan tidak adil.

 

Kondisi ini membuat banyak orang tua siswa merasa tidak puas dan mengajukan keluhan kepada pihak sekolah serta Dinas Pendidikan Kabupaten Garut.

Mereka berharap agar kebijakan penerimaan siswa SMPN 2 GARUT dapat disesuaikan dengan memperhatikan faktor prestasi dan potensi siswa, bukan hanya berdasarkan jarak tempat tinggal saja.

 

Hingga berita ini ditayang kan awak media belum melakukan konfirmasi kepada panitia dan pihak sekolah favorit tersebut.

 

@.(D3VD)MNN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *