Aksi begal, jambret, dan curanmor semakin membuat masyarakat resah. Jalan yang dulu terasa aman, kini membuat banyak orang waspada setiap pulang malam. Karena itu, sudah waktunya para pemuda dan pemudi bangkit menjaga lingkungan, menjaga keluarga, dan menjaga diri sendiri.
Jangan lengah di jalan.
Simpan barang berharga dengan aman, hindari memakai perhiasan atau memainkan ponsel di tempat sepi, dan selalu perhatikan keadaan sekitar. Motor dan kendaraan wajib dikunci ganda. Jangan memberi kesempatan sedikit pun kepada pelaku kejahatan.
Untuk para pemuda, jadilah mata dan telinga lingkungan.
Berani peduli bukan berarti mencari masalah, tetapi hadir untuk menjaga keamanan bersama. Aktifkan ronda malam, saling mengingatkan antarwarga, bantu tetangga yang membutuhkan, dan segera laporkan jika ada gerak-gerik mencurigakan.
Untuk para orang tua, jangan bosan mengingatkan anak-anak agar berhati-hati saat bepergian. Keamanan dimulai dari keluarga dan kepedulian kecil setiap hari.
Dan kepada seluruh pihak berwajib — dari hansip, satpam lingkungan, hingga kepolisian — masyarakat berharap penjagaan dan patroli terus ditingkatkan selama 24 jam penuh. Kehadiran aparat di tengah masyarakat memberi rasa aman dan menjadi benteng bagi warga dari ancaman kriminalitas.
Ini bukan waktunya takut.
Ini waktunya bersatu.
Karena keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama..
@.(D3VD)MNN







